Padang, 27 Oktober 2025 — Sektor perikanan kini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Melalui pengembangan usaha kreatif dan inovasi pengolahan hasil laut, masyarakat di berbagai daerah mulai beralih dari aktivitas penangkapan ikan semata ke usaha berbasis pengolahan, pemasaran digital, dan ekonomi kreatif perikanan.
Usaha Perikanan yang Berkembang
Berbagai jenis usaha berbasis perikanan kini tumbuh di kawasan pesisir danau maupun laut, antara lain:
-
Usaha Pengolahan Hasil Perikanan Konsumsi
Produk olahan seperti abon ikan, kerupuk tuna, bakso ikan, dan nugget ikan menjadi unggulan baru. Melalui pengemasan menarik dan teknologi vacuum sealer, produk-produk ini mampu bertahan lama dan dipasarkan secara daring. -
Usaha Perikanan Non-Konsumsi
Selain pengolahan makanan, bahan perikanan juga dimanfaatkan menjadi produk kerajinan tangan berbasis resin art, seperti mahar pernikahan, gantungan kunci, dan hiasan meja bertema laut. Usaha ini banyak diminati wisatawan dan menjadi suvenir khas daerah pesisir. -
Budidaya Ikan Air Tawar dan Payau
Sistem budidaya ikan lele, nila, dan udang vaname dengan metode bioflok dan semi-intensif menjadi sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat. Teknologi ramah lingkungan digunakan untuk menghemat pakan dan air. -
Pemasaran Digital dan Branding Produk
Banyak kelompok usaha yang mulai mengembangkan website dan media sosial sebagai sarana promosi. Produk perikanan lokal kini dijual langsung ke konsumen melalui platform digital, memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan keuntungan bagi pelaku usaha.
Dukungan dan Dampak Ekonomi
Pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi turut berperan dalam pembinaan masyarakat pesisir melalui pelatihan pengolahan, desain kemasan, dan pengelolaan keuangan usaha. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di sektor rumah tangga dan UMKM perikanan.
Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat tahun 2024, sektor pengolahan hasil perikanan berkontribusi 5,8% terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, dengan tren peningkatan setiap tahun.
Menuju Ekonomi Biru yang Berkelanjutan
Konsep ekonomi biru (Blue Economy) menjadi arah pengembangan utama sektor perikanan di masa depan. Pendekatan ini menekankan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan. Prinsipnya sederhana: memanfaatkan sumber daya laut tanpa merusak ekosistemnya.
Sinergi antara nelayan, pelaku UMKM, akademisi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat rantai nilai perikanan dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Dengan dukungan teknologi dan inovasi, usaha perikanan di tingkat rumah tangga dapat menjadi motor penggerak ekonomi pesisir sekaligus penjaga keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.






