Perkuat Peran Masjid, DMI Sumbar Matangkan Program Keumatan 2026

Perkuat Peran Masjid, DMI Sumbar Matangkan Program Keumatan 2026

 

Padang — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama pada Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Haji Padang dan dipimpin langsung oleh Ketua DMI Sumbar, Prof. Ganefri.

Rapat kerja ini menjadi forum strategis bagi DMI Sumatera Barat dalam menyusun langkah dan program kerja keumatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Sejumlah pengurus DMI Sumbar hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat, sekaligus mempererat silaturahmi sembari datangnya bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Prof. Ganefri menegaskan bahwa DMI memiliki peran sentral dalam memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, program-program yang dibahas dalam rapat kerja ini merupakan wujud nyata komitmen DMI dalam menjawab kebutuhan umat di daerah.

“Masjid harus hadir di tengah masyarakat dengan peran yang lebih luas. DMI Sumatera Barat berkomitmen untuk memastikan masjid-masjid di Sumbar menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial yang membawa manfaat langsung bagi jamaah,” ujar Prof. Ganefri.

 

Adapun sejumlah agenda penting yang dibahas dalam rapat kerja tersebut antara lain rencana penyaluran bantuan MBM (Masjid Berdaya Mandiri) yang bersumber dari jamaah masjid se-Tanah Air. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian masjid dalam pengelolaan kegiatan dan pelayanan umat.

Selain itu, DMI Sumatera Barat juga membahas penyaluran bantuan mushaf Al-Qur’an yang bersumber dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Pusat. Bantuan ini direncanakan akan disalurkan ke berbagai masjid di Sumatera Barat, khususnya masjid yang masih terbatas ketersediaan sarana Al-Qur’an bagi jamaah.

Agenda lainnya yang tidak kalah penting adalah rencana pelaksanaan Safari Ramadan PW DMI Sumatera Barat. Melalui kegiatan ini, pengurus DMI akan turun langsung ke masjid-masjid di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk melakukan pembinaan, silaturahmi, serta menyampaikan pesan-pesan keumatan.

Sekretaris DMI Sumatera Barat, M. Ridha Ruslan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum konsolidasi organisasi. Ia menilai, keterlibatan aktif pengurus dan sinergi dengan masjid-masjid di daerah menjadi kunci keberhasilan program DMI ke depan.

“Raker ini tidak hanya membahas program di atas kertas, tetapi juga memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan. Kami ingin seluruh pengurus memiliki visi yang sama dalam membangun masjid dan memberdayakan umat,” ujar Ridha Ruslan.

Sementara itu, Bendahara DMI Sumatera Barat, Afrizen, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel dalam setiap program. Menurutnya, kepercayaan jamaah dan para donatur harus dijaga dengan tata kelola keuangan yang baik.

“Setiap bantuan yang disalurkan, baik MBM maupun mushaf Al-Qur’an, harus dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Ini menjadi amanah besar yang harus kita jaga bersama,” kata Afrizen.

Kegiatan rapat kerja ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap program-program DMI yang telah berjalan sebelumnya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan dan penyempurnaan program di tahun 2026 agar lebih berdampak bagi masyarakat.

Dengan digelarnya rapat kerja ini, DMI Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan umat melalui masjid-masjid di seluruh wilayah Sumatera Barat. Ke depan, DMI Sumbar berencana untuk lebih intens turun ke lapangan guna memastikan setiap program berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi jamaah.

Rapat kerja DMI Sumatera Barat Tahun 2026 yang digelar di Asrama Haji Padang ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban umat, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan yang terus dijaga dan dikembangkan. (Afrizen)