PENDIDIKAN DASAR DI ERA DIGITAL: ANTARA INOVASI DAN TANTANGAN
Oleh
Manda Auliya
Institut Darul Falah Bandung Barat
Perkembangan pada teknologi digital telah membawa sebuah perubahan yang besar dalam berbagai aspek di kehidupan, yaitu salah satunya pada dunia pendidikan. Pendidikan dasar sebagai tahap awal pondasi pembentukan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan pada anak-anak sekarang dalam situasi yang dipenuhi dengan dinamika. Di satu sisi lain teknologi menghadirkan kemudahan dan juga inovasi pembelajaran, namun disisi lain juga membawa tantangan yang perlu disikapi dengan bijak.
Anak anak yang tumbuh di usia sekolah dasar di kelilingi dan juga tumbuh di lingkungan yang sudah akrab dengan penggunaan internet. Akses informasi yang tumbuh dengan cepat dapat membantu mereka mendapatkan pembelajaran yang lebih luas dan juga kreatif. Namun tanpa pendamping yang tepat, teknologi juga dapat berpotensi mengalihkan perhatian anak seperti pada nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan, sopan santun, dan juga kebiasaan belajar yang baik, oleh sebab itu, pendidikan dasar memiliki peran penting dalam mengarahkan pada pemanfaatan teknologi agar tetap selaras dengan nilai moral dan nilai kemanusiaan.
Inovasi pembelajaran di Era Digital
Di era digital dapat membuka peluang besar bagi pembelajaran yang lebih menarik dan juga lebih kontekstual. Media digital seperti vidio pembelajaran, aplikasi edukatif, dan platform daring dapat membantu anak-anak tersebut memahami materi dengan cara yang menyenangkan. Pembelajaran juga tidak terbaku pada buku saja, tetapi dapat di kaitkan dengan kehidupan sehari hari, jika terus saja terpaku pada buku hanya mbermodalan teks saja anak-anak akan mudah bosan dan susah untuk memahami materi.
Inovasi ini juga dapat mendorong anak-anak supaya belajar lebih aktif, berfikir secara kritis dan juga dapat menumbuhkan kerja sama. Jika digunakan secara seimbang, teknologi juga dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa keingintahuan, kreatifitas, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam proses belajar mengajar.
Tantangan yang perlu di waspadai
Di balik berbagai kemudahan tersebut, tantangan pendidikan dasar di era digital ini tidak bisa di abaikan saja, karna anak-anak mudah rentan terhadap paparan konten-konten yang tidak sesuai dengan umurnya, kebiasaan menggunakan internet dengan berlebihan, dan juga kurangnya interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Hal ini juga dapat memengaruhi pembentukan sikap sosial dan juga kepekaan terhadap sesama. Selain itu juga, tidak semua lingkungan pendidikan memiliki akses teknologi yang memadai. Perbedaan fasilitas dan juga kemampuan dalam memanfaatkan teknologi dapat menimbulkan kesenjangan dalam proses pembelajaran.
Menjaga Nilai dalam Arus Digital
Pendidikan dasar tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan, tetapi juga untuk untuk membentuk kepribadian yang berakhlak, bertanggung jawab, dan juga menghargai sesama. Nilai-nilai seperti kejujuran, kesederhanaan, kepedulian, dan juga adab dalam berinteraksi perlu lebih di tanamkan kepada anak-anak, termasuk juga dalam penggunaan teknologi. Literasi digital sejak dini menjadi langkah penting agar anak mampu menggunakan teknologi secara bijaksana, tidak berlebihan dan juga dapat membawa sebuah manfaat bagi anak-anak, dengan pendamping yang tepat teknologi juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif serta memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan dasar di era digital saat ini menuntut keseimbangan antara inovasi dan juga nilai. Teknologi seharusnya menjadi sebuah alat yang membantu proses pendidikan, bukan menggeser tujuan utamanya. Dengan menggunakan pendekatan yang lebih manusiawi berlandaskan nilai moral dan etika, pendidikan dasar juga dapat terus relevan dengan perkembangan zaman sekaligus menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan juga berada.






