TERIMA KASIH KERAJAAN ARAB SAUDI

TERIMA KASIH KERAJAAN ARAB SAUDI
Apresiasi atas Pelayanan Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain

Oleh: Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag.
Peserta Program Umrah Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Raja Salman 1448 H/2026 M

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Perjalanan umrah bukan hanya rangkaian ibadah tawaf, sa’i, tahallul, ziarah, dan salat di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi. Umrah juga merupakan perjalanan hati, perjalanan persaudaraan, dan perjalanan kemanusiaan yang mempertemukan umat Islam dari berbagai bangsa dalam satu ikatan iman.

Di penghujung perjalanan Program Umrah Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Raja Salman tahun 1448 H/2026 M, kami menerima pesan yang sangat menyentuh dari Syekh Ahmed, salah seorang panitia yang membersamai dan melayani para peserta. Pesan tersebut berbunyi:
«السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
“Saudara-saudaraku dan orang-orang yang saya cintai, saya memohon kepada Allah agar menerima seluruh amal ibadah kalian, menjaga dan melindungi kalian, memudahkan perjalanan kalian, serta mengembalikan kalian ke tanah air dalam keadaan selamat, memperoleh keberkahan, sehat, dan sejahtera.”»

Beliau juga menyampaikan bahwa grup komunikasi peserta akan tetap dipertahankan sebagai sarana silaturahmi. Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia akan senantiasa terbuka untuk melayani dan menyambut para peserta apabila suatu waktu berkunjung.

Pesan ini bukan sekadar ucapan perpisahan. Di dalamnya terkandung rasa persaudaraan, perhatian, tanggung jawab, dan penghormatan kepada para tamu Allah. Pelayanan kepada jamaah tidak berhenti ketika rangkaian program selesai, tetapi dilanjutkan melalui hubungan silaturahmi yang tetap terjaga.

Pelayanan Terbaik untuk Tamu Allah

Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Syekh Ahmed dan seluruh panitia atas kesempatan yang sangat berharga untuk berkunjung ke Baitullah, melaksanakan ibadah di Masjidil Haram, berziarah ke Masjid Nabawi, serta menyaksikan berbagai jejak sejarah dan peradaban Islam.

Selama program berlangsung, para peserta memperoleh pelayanan yang sangat baik. Mulai dari penyambutan, transportasi, penginapan, konsumsi, pendampingan ibadah, kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, museum, hingga pengawalan perjalanan, semuanya disiapkan dengan penuh perhatian.

Pelayanan tersebut memperlihatkan kesungguhan Kerajaan Arab Saudi dalam memuliakan tamu-tamu Allah. Fasilitas yang diberikan bukan sekadar bentuk kemewahan, tetapi bagian dari ikhtiar menghadirkan rasa aman, nyaman, tertib, dan khusyuk dalam beribadah.

Kami merasakan bahwa setiap petugas bekerja dengan disiplin, keramahan, kesabaran, dan semangat pengabdian. Para peserta diperlakukan sebagai saudara dan tamu terhormat. Sikap seperti inilah yang meninggalkan kesan mendalam dan akan terus dikenang setelah kembali ke tanah air.

Penghargaan tertinggi kepada Raja Salman dan Pemerintah Arab Saudi

Penghargaan khusus kami sampaikan kepada Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud atas kebijakan dan perhatian beliau kepada umat Islam dari berbagai negara.

Program ini menjadi bukti bahwa pelayanan terhadap Haramain tidak hanya diwujudkan dalam pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan hubungan antarumat Islam, pertukaran pengalaman, pendidikan keislaman, serta diplomasi persaudaraan.

Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi, Atase Agama, Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan program ini.

Semua fasilitas, pelayanan, dan perhatian yang diberikan merupakan amal besar. Mudah-mudahan setiap langkah panitia, setiap pelayanan petugas, setiap kendaraan yang mengantar jamaah, setiap makanan yang disediakan, dan setiap kemudahan yang diberikan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal saleh.

Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Pelayanan kepada tamu Allah adalah bagian dari kemuliaan amal. Ia bukan hanya pekerjaan administratif, tetapi juga ibadah sosial dan pelayanan spiritual.

Umrah sebagai Jembatan Persaudaraan

Program ini mempertemukan peserta dari berbagai negara, latar belakang, profesi, budaya, dan bahasa. Namun, seluruh perbedaan itu melebur di hadapan Ka’bah dan di dalam saf salat.

Tidak ada perbedaan antara pejabat dan rakyat, guru besar dan pekerja, jamaah dengan fasilitas biasa maupun fasilitas istimewa. Semua bertawaf mengelilingi Ka’bah yang sama, melakukan sa’i pada lintasan yang sama, menghadap kiblat yang sama, dan memohon kepada Allah yang sama.

Pengalaman ini mengajarkan bahwa kemuliaan sejati tidak terletak pada fasilitas, jabatan, pakaian, atau kedudukan sosial. Kemuliaan sejati terletak pada ketakwaan.

Allah SWT berfirman:
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.”(QS. Al-Hujurat: 13)

Karena itu, program umrah ini bukan hanya memperkuat spiritualitas pribadi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan hubungan baik antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.

Silaturahmi yang Tidak Berakhir

Pernyataan bahwa grup komunikasi akan tetap dipertahankan memiliki makna yang penting. Perjalanan boleh berakhir, tetapi persaudaraan tidak boleh berakhir.

Silaturahmi yang telah terbangun hendaknya diteruskan melalui komunikasi, kerja sama pendidikan, dakwah, sosial, kebudayaan, dan pelayanan umat. Para peserta memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pengalaman baik ini kepada masyarakat di negara masing-masing.

Apa yang telah dilihat dan dirasakan selama berada di Arab Saudi hendaknya menjadi inspirasi untuk memperbaiki pelayanan jamaah, meningkatkan disiplin, menjaga kebersihan, memuliakan tamu, serta membangun budaya kerja yang profesional dan amanah.

Kami juga berharap hubungan dengan Atase Agama dan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia dapat terus berkembang menjadi hubungan yang produktif, khususnya dalam bidang pendidikan Islam, dakwah moderat, penguatan persaudaraan, pelayanan haji dan umrah, serta pengembangan literasi keislaman.

Doa untuk Semua yang Melayani

Dengan penuh ketulusan kami menyampaikan:

Terima kasih Syekh Ahmed atas kesempatan yang sangat mulia untuk berkunjung ke Baitullah. Terima kasih atas perhatian, pendampingan, keramahan, dan semua fasilitas terbaik yang kami terima.

Semoga seluruh pelayanan ini menjadi ladang pahala yang tidak terputus bagi Raja Salman, keluarga Kerajaan Arab Saudi, Kementerian Urusan Islam, Atase Agama, Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia, para panitia, petugas, pendamping, pengemudi, tenaga pelayanan hotel, serta semua pihak yang terlibat.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni segala kekurangan, menjaga persaudaraan yang telah terjalin, serta mempertemukan kita kembali dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh keberkahan.

Semoga Allah menjaga Kerajaan Arab Saudi, menjaga Haramain, memberikan kekuatan kepada para pelayan dua tanah suci, serta menjadikan seluruh pelayanan kepada jamaah sebagai amal yang diterima di sisi-Nya.
جَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا كَثِيرًا
Semoga Allah membalas seluruh kebaikan dengan balasan yang berlimpah.
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صَالِحَ الْأَعْمَالِ
Semoga Allah menerima amal saleh dari kami dan dari Anda semua.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Leave a Reply

News Feed